Seperti diketahui, faktor utama agar berhasil menerapkan teori gelombang Elliot dalam trading adalah kemampuan mengidentifikasi gelombang dengan benar. Menurut Elliot pasar selalu bergerak dengan formasi 5 gelombang impulsif diikuti 3 gelombang korektif. Ada 3 aturan utama yang digunakan dalam praktek untuk mengidentifikasi formasi gelombang Elliot dalam sebuah trend seperti berikut: Menurut Elliot aturan utama diatas mutlak harus dipenuhi. Jika dalam identifikasi 5 gelombang impulsif ada yang tidak sesuai dengan aturan tersebut, maka harus dicari titik awal (starting point) lainnya untuk memulai identifikasi dari awal lagi. Disamping itu ada beberapa aturan tambahan yang tidak mutlak harus dipenuhi: - kadang-kadang bisa terjadi panjang gelombang ke 5 tidak sampai melampaui gelombang ke 3 - gelombang ke 3 adalah yang terpanjang - gelombang ke 2 dan ke 4 sering bergerak retrace sesuai dengan kaidah Fibonacci retracement Dengan identifikasi yang benar, kita bisa mengantisipas...
Kita tahu bahwa hanya sekitar 10% saja dari seluruh trader yang bisa benar-benar memperoleh keuntungan besar dalam jangka panjang. Lalu, bagaimana sebenarnya mereka bisa menghasilkan profit? Bagaimana cara berpikir mereka dan seperti apa proses trading dan rutinitas mereka? Apa yang mereka telah lakukan tetapi tidak dilakukan oleh sebagian besar trader? Dalam artikel ini Nial Fuller, seorang trader profesional yang juga mentor, memberikan pandangannya mengenai pertanyaan tersebut berdasarkan pengalamannya. Kurangi frekuensi trading Anda Seberapa besarkah frekuensi trading Anda? Seberapa sering Anda masuk pasar atau mengutak-utik posisi Anda? Sekali seminggu, tiga kali seminggu atau 20 kali? Atau mungkin Anda tidak pernah menghitung frekuensi trading karena memang tidak membuat jurnal trading. Dari pengamatan saya, jika Anda kebetulan tidak termasuk dalam 10% trader yang bisa memperoleh keuntungan besar dalam jangka panjang, Anda mungkin sekali trading jauh lebih sering. ...
Seperti telah disebutkan sebelumnya, garis uptrend yang mengukur titik-titik support akan berubah menjadi garis resistance jika telah berhasil ditembus. Sebaliknya garis downtrend yang mengukur titik-titik resistance akan berubah menjadi garis support bila telah ditembus seperti contoh pada GBP/USD daily berikut ini: 1 : Titik-titik resistance pada garis downtrend sebelum garis trend ini ditembus. Perhatikan pergerakan harga akan mentaati garis ini selama belum ditembus. Ini menunjukkan karakteristik pelaku pasar yang selalu memperhatikan garis trend. 2 : Ketika garis downtrend telah berhasil ditembus, titik-titik harga selanjutnya pada garis ini adalah titik-titik support pada kondisi downtrend . Garis ini adalah bagian dari garis-garis channel trend yang akan diulas kemudian. Titik support tersebut bisa dikonfirmasikan dengan formasi doji yang terbentuk pada bar candlestick. Keadaan yang sebaliknya bisa terjadi pada kondisi uptrend. Jika telah be...